Beberapa hari ini dunia telah menyaksikan dengan sangat gamblang kebrutalan rezim "jahil" pemerintah China, yaitu pembantaian besar-besaran Muslim tak berdosa di propinsi Xinjiang, yang sebenarnya bukan sesuatu hal yang baru menimpa Muslim namun sudah berlangsung beberapa dekade lamanya.
Saat ini, sekitar 150 juta Muslim yang tinggal di China dengan 30,000 masjid berdiri di sana, maka tak bisa dipungkiri hal ini memberikan ancaman signifikan bagi pemerintah China yang fanatik dengan ideologi komunis mereka.
Dengan tekad membasmi monoteisme Islam (Tauhid) dan meredam panggilan penegakkan Negara Islam, maka pemerintah China memutuskan untuk menindas masyarakat Muslim dengan ancaman penangkapan, penyiksaan dan intimidasi serta teror.
Tidak diragukan lagi, perlakuan keras rezim
Dengan kejadian-kejadian terakhir yang terjadi di China tersebut, saudara-saudara kita dari pengikut setia Ahlus Sunnah Wal Jama'ah akan melaksanakan aksi demonstrasi bersama saudara Muslim lainnya di Inggris sebagai rasa solidaritas atas penderitaan yang dirasakan saudara kita di China. Dan untuk mengutuk perlakuan barbar pemerintah
Aksi demonstrasi ini akan dilaksanakan Jum'at, 10 Juli 2009 pukul 1 siang setelah sholat Jum'at berjamaah. Sebelumnya,
Muslim Inggris yang minoritas sudah merespon pembantaian Muslim di China dengan melakukan unjuk rasa di depan kedubes China di London. Lalu dimana suara Muslimin
